Vaksinasi Cacar Air

Cacar air dapat sembuh bila diobati segera, dibandingkan tanpa diobati atau terlambat diobati. Tenggang waktu penyembuhan bisa berlangsung 1-2 minggu. Tetapi, ada vaksin yang didapat diberikan pada anak untuk mencegahnya tertular cacar air.

Vaksin cacar air sebaiknya diberikan pada anak setelah berusia 1 tahun, ketika ia sudah tidak lagi memiliki kekebalan tubuh dari ibunya. Daya lindung vaksin ini akan mencapai 97%, dan sebaiknya diulang lagi setelah anak berusia 5 tahun.

Sekalipun telah diberi vaksin, selalu saja ada kemungkinan anak mengalami cacar air, namun biasanya infeksi yang dialami relatif ringan dan cepat sembuh.

Sejak tahun 2005, vaksin cacar air digabungkan dengan vaksin untuk penyakit lain, dan dikenal sebagai vaksin MMRV, yaitu vaksin untuk melindungi anak dari gangguan campak, gondok, alergi pernapasan dan cacar air. Sayangnya vaksin ini belum tersedia di Indonesia hingga saat ini.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Langkah Cermat Menghadapi Infeksi Tangan, Kaki dan Mulut

Infeksi Tangan, kaki dan mulut cenderung muncul pada musim kemarau. Langkah cermat Anda, akan sangat membantu si kecil segera pulih dari infeksi ini.

Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut

Penyakit Tangan, atau dalam istilah medis, nama penyakit ini adalah Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD), lebih umum dikenal sebagai Flu Singapura. Penyakit ini memang pernah mewabah di negara tersebut dan menyerang anak-anak di bawah usia 4 tahun.

Vaksinasi Cacar Air

Cacar air adalah infeksi virus yang bisa diobati. Dokter akan segera memberi obat antivirus yang harus dikonsumsi 24 jam sejak timbulnya gejala cacar. Jika anak datang terlambat dokter biasanya hanya bisa meredakan gejala yang menyertainya. Namun si kecil bisa diberikan vaksin untuk mencegah tertular cacar air ini.