Cacar Air

Beberapa minggu di awal musim kemarau ini, mulai terjadi peningkatan kasus cacar air. Hal yang dicemaskan tentang penyakit infeksi yang dipicu oleh virus Varicella zoster ini adalah mudah menular. Tetapi sebenarnya hal ini tak masalah, karena jika seorang anak tertular cacar air, maka tubuhnya akan membentuk imunitas terhadap gangguan ini.

Bagaimana cacar air menular?
Penularan virus cacar air terjadi melalui droplet yang keluar dari tubuh anak yang terinfeksi, saat ia batuk, bersin, atau melalui kontak dengan cairan yang berada di dalam gelembung. Cairan-cairan ini bisa saja menempel pada mainan anak, botol, selimut, bantal, dan berbagai benda yang digunakan si anak. Jadi cenderung sulit mencegah penularan cacar air antara anak satu dan anak lain, yang berada di lingkungan yang sama.

Gejala-gejala cacar air

  • Anak mengalami peningkatan suhu tubuh selama kurang lebih dua hari. Anak tidak selalu mengalami demam saat cacar air. Biasa pada periode ini, akan disertai gejala lain, seperti;
  1. Anak mengeluh sakit kepala
  2. Mudah lelah, lemas, badan ngilu
  3. Sakit tenggorokan
  4. Tanpa keluhan sama sekali kecuali bintik bintik merah di kulit 
  • Setelah demam reda, akan terlihat bintik-bintik kemerahan yang menyebar dimulai dari tubuh dan menyebar dengan cepat pada wajah, leher, kaki dan tangan. Bintik-bintik berisi cairan, dan anak akan mengeluhkan rasa gatal. Bintik-bintik bisa berada di seluruh tubuh, termasuk lidah, mata dan area genital. Rasa gatal, akan memicu anak menggaruk dan menyebabkan bintik berisi cairan ini pecah. Kondisi ini menyebabkan;
  1. Cairan berpindah keluar tubuh dan memicu penularan
  2. Terjadi luka terbuka yang dapat menjadi jalan masuk bakteri pemicu infeksi.
  • Setelah 4-7 hari, bintik-bintik mulai terbuka dan mengering, dan membentuk keropeng. Pada fase ini, anak sudah tidak menularkan virus lagi.

Perlukah membawa anak ke dokter?
Anak perlu dibawa secepatnya ke dokter. Bila diobati dalam 24 jam biasanya cacar air akan lebih cepat mereda dan anak akan pulih. Cacar air adalah jenis infeksi yang dapat sembuh sendiri tanpa diobati antara 1-2 minggu sejak anak mengalaminya. Jangan tunda membawa anak ke dokter, terlebih jika anak mengalami gejala ini:

  1. Demam tinggi lebih dari 39°C lebih dari 2 hari
  2. Batuk tak berhenti hingga terlihat sesak
  3. Bintik-bintik di kulit terlihat mengandung nanah dan nyeri. Kondisi ini mengindikasikan infeksi kulit yang harus segera di atasi.

Catatan:
Semua anak dengan cacar air HARUS mandi!!

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Langkah Cermat Menghadapi Infeksi Tangan, Kaki dan Mulut

Infeksi Tangan, kaki dan mulut cenderung muncul pada musim kemarau. Langkah cermat Anda, akan sangat membantu si kecil segera pulih dari infeksi ini.

Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut

Penyakit Tangan, atau dalam istilah medis, nama penyakit ini adalah Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD), lebih umum dikenal sebagai Flu Singapura. Penyakit ini memang pernah mewabah di negara tersebut dan menyerang anak-anak di bawah usia 4 tahun.

Vaksinasi Cacar Air

Cacar air adalah infeksi virus yang bisa diobati. Dokter akan segera memberi obat antivirus yang harus dikonsumsi 24 jam sejak timbulnya gejala cacar. Jika anak datang terlambat dokter biasanya hanya bisa meredakan gejala yang menyertainya. Namun si kecil bisa diberikan vaksin untuk mencegah tertular cacar air ini.