Telinga Perenang (External Otitis)

Tanya :
Setelah bermain air bersama kakak-kakaknya, sorenya tiba-tiba anak saya menangis kesakitan sambil menggaruk-garuk telinganya. Sepertinya ia juga agak demam. Ada apa dengan telinganya?

Jawab :
Kemungkinan telinga anak ibu mengalami infeksi yang sering disebut sebagai telinga perenang atau swimmer’s ear. Penyakit ini bisa disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi pada telinga luar ketika kanal telinga dihadapkan pada kelembapan yang berlebihan yang menyebabkan pertumbuhan cepat dari bakteri dan jamur yang secara
normal ada di dalam telinga. Kelembapan melemahkan kadar keasaman yang secara normal hadir pada lapisan kanal telinga yang biasanya membantu mencegah infeksi. Ini bisa menjurus pada peradangan kanal telinga yang dapat melebar ke telinga luar dan menyebabkan nyeri. Cairan terperangkap di dalam kanal telinga kadang disebabkan oleh penimbunan dari lilin telinga (ear wax).

Penyebab lain selain berenang :

  • Goresan-goresan atau luka akibat benda-benda (misalnya cotton bud dan sebagainya yang dikenakan di dalam saluran telinga, atau dari luka fisik pada telinga luar.
  • Telinga terekspos bahan-bahan kimia yang mengiritasi, seperti hairspray, atau air yang terkontaminasi.
  • Pembersihan lilin telinga yang berlebihan di saluran telinga.

Gejala yang dialami :

  • Anak yang masih kecil akan sulit mengeluhkan gejalanya, namun mereka terlihat menarik-narik, menggarukgaruk atau bahkan mengorek telinga dengan jarinya.
  • Kadang anak akan mengeluh jika telinganya terasa penuh, dan mungkin gatal.
  • Gejala ini muncul mulai dari 6 jam hingga lima hari setelah anak bermain di air.
  • Kanal telinga akan terlihat membengkak dan memerah. Jika Anda memegang telinganya, anak akan terlihat kesakitan.
  • Pada kasus yang lebih parah, rasa sakit akan semakin terasa, dan si kecil akan sering menangis, sambil memegang telinganya.
  • Gerakan sedikit saja, misalnya mengunyah atau menggerakkan rahang akan menambah sakit yang dirasakannya.
  • Kadang terlihat cairan berwarna kuning menyembul keluar, dan anak akan mengalami gejala demam ringan.

Bawa ke dokter THT khusus anak jika gejala-gejala di atas muncul dan menetap, atau bahkan bertambah parah.

Hati-hati:
Jangan mengoleskan apapun dengan tujuan menghilangkan rasa gatal. Hal ini dapat memperparah kerusakan pada kulit telinga dan dapat menyebabkan bakteri semakin berkembang biak.

TIPS : Infeksi jenis ini dapat dicegah dengan membatasi waktu berenang si kecil kurang dari satu jam, serta mengeringkan telinga setelah berenang dengan ujung handuk yang lembut.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.