Laringitis

Tanya  :
Anak saya mengeluh sakit tenggorokan. Suaranya sampai hilang dan sulit menelan. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasinya?

Jawab :
Kemungkinan anak ibu menderita laringitis atau infeksi pada laring atau pita suara, yang biasanya menyertai penyakit selesma, bronkitis, paru-paru, pertusis, campak, difteri, atau radang pada saluran pernapasan atas. Dapat juga disebabkan alergi terhadap asap rokok, atau bau tertentu. Bisa juga karena pemakaian suara yang
terlalu berlebihan, misalnya untuk berteriak-teriak. Umumnya laringitis bukanlah suatu penyakit yang terlalu serius. Laringitis atau radang pada daerah laring atau pita suara, segera harus ditangani di rumah sakit bila bayi atau anak kesulitan bernafas.

Gejala:

  • Suara menjadi serak atau tidak bisa bersuara.
  • Sakit pada tenggorokan saat menelan.
  • Tenggorokan gatal.
  • Batuk kering.
  • Sedikit demam.
  • Bisa berkembang menjadi batuk sesak.

Cara mengatasinya:
Biasanya tidak berbahaya. Si kecil hanya membutuhkan istirahat di tempat yang nyaman, dengan pengaturan udara yang baik. Berikan air yang banyak dan mintalah ia untuk menahan bicaranya selama beberapa waktu. Namun tergantung dari penyebabnya. Jika tubuhnya tetap demam setelah tiga hari, atau suhu tubuhnya cenderung
meningkat, maka sudah waktunya untuk membawa si kecil untuk menemui dokternya.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Jangan Hentikan Si Kecil Bermain Air Liur

Sama seperti berguling, merangkak, atau berjalan, bermain ludah adalah tonggak perkembangan bayi yang penting. Kebiasaan ini lebih dari sekadar bersenang-senang, melainkan menyiapkan si kecil untuk makan dan berbicara.

"Superfood" di Masa MPASI

Kandungan nutrisi hati ayam membuatnya menjadi salah satu sumber makanan penting untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak setelah berusia 6 bulan.

Menyiasati Intoleransi Makanan Si Kecil

Jangan segan mencobakan kembali jenis makanan yang memicu reaksi intolerans pada si kecil. Fungsi metabolismenya akan membaik seiring pertambahan usia.