Infeksi Telinga Tengah

Tanya :
Anak saya (18 bulan) kerap menarik-narik telinganya. Ada apa dengan telinganya?

Jawab :
Bisa saja ini merupakan gejala dari infeksi telinga tengah yang kerap dialami anak di bawah usia 2 tahun. Infeksi telinga ada banyak jenisnya. Namun yang paling sering terjadi adalah infeksi telinga tengah (otitis media). Infeksi ini disebabkan oleh masuknya bakteri ke telinga tengah melalui hidung dan tenggorokan lewat saluran
eusthachius.

Gejala:

  • Sakit atau tidak nyaman di telinga sehingga anak terlihat sering menggaruk-garuk atau menarik-narik telinganya.
  • Anak terlihat rewel, tidak nafsu makan, sering menangis dan tidak bisa tidur. Terkadang disertai demam atau keluarnya cairan dari dalam telinga. Kadang disertai berkurangnya pendengaran.

Faktor risiko:

  • Jenis kelamin (laki-laki).
  • Faktor keturunan (genetik).
  • Paparan asap rokok.
  • Sering menggunakan dot atau minum susu dari botol susu.

Perawatan di rumah :

  • Berikan obat parasetamol sesuai dosis dan usia anak, untuk menurunkan demam dan menghilangkan rasa sakitnya.
  • Jaga agar telinga tidak kemasukan air saat mandi.
  • Kompres telinga dengan handuk hangat.
  • Jalankan saran seperti yang dianjurkan dokter.

Catatan :

Bawa ke dokter anak atau THT jika anak menunjukkan gejala demam, sakit di telinga, rewel, sulit tidur, tidak mau makan dan lemas.

TIPS :

  • Pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan risiko terkena infeksi telinga tengah.
  • Cegah telinga anak agar tidak kemasukan air atau dikorek-korek.
  • Hati-hati saat membersihkan telinga bayi dan anak.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.