Gigi Berlubang

Tanya :
Anak saya baru berusia 2 tahun, namun mengapa sudah ada lubang di giginya?

Jawab :
Sebetulnya munculnya lubang pada gigi anak dapat dicegah, yaitu dengan memperhatikan perawatan gigi dan memeriksakannya secara rutin pada dokter gigi anak. Gigi berlubang atau karies pada gigi merupakan salah satu penyakit infeksi yang paling sering terjadi pada setiap anak yang sudah tumbuh gigi. Anak yang terlalu sering
mengonsumsi permen atau minuman dan makanan manis, memiliki kecenderungan mengalami masalah ini dibanding anak lain.

Gejala:

  • Anak mengeluh sakit/ nyeri pada gigi.
  • Pembengkakan gusi dan terlihat lubang kecil pada giginya.

Penyebab :

  • Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut.
  • Terlalu sering makan dan minum yang manis-manis.
  • Minum susu dot sambil tidur. Lelehan susu di mulut dapat menimbulkan caries gigi.
  • Atau minum dan makan sesuatu yang manis sebelum tidur tanpa menggosok gigi setelahnya.

Mengatasi gigi berlubang :

  • Bawa anak memeriksakan giginya ke dokter gigi. Dokter akan memeriksa dan mempertimbangkan apakah perlu ditambal atau tidak.
  • Jika terlalu parah, misalnya sampai ke akar gigi, mungkin diperlukan perawatan akar gigi.
  • Walaupun saat ini gigi anak masih gigi susu, namun tetap saja diperlukan perawatan yang baik.
  • Bawa anak ke dokter gigi untuk perawatan dan kontrol dimulai dari usia 1 tahun, enam bulan sekali.
  • Biasakan anak menggosok gigi secara teratur.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.