Isi Popok Pertama

Tanya :

Dok, mengapa kotoran bayi perempuan saya waktu di rumah sakit berwarna hijau ke hitam-hitaman? Bahkan pernah air kencingnya berwarna kemerah-merahan. Saya jadi cemas dok.

Jawab :

Isi popok di awal usia si kecil memang terkadang membuat para ibu cemas. Karena tampilannya tidak seperti yang ibu perkirakan. Di bawah ini akan dijabarkan apa saja yang dapat Anda temui di dalam popok pertama si kecil.

 

  • Kotoran bayi

    Kotoran bayi pertama dinamakan meconium. Meconium memiliki komposisi berbagai materi yang tertelan saat berada dalam kandungan ibu, antara lain: sel epitel usus perut, mucus, cairan ketuban, air empedu dan air. Meconium merupakan cairan yang kental, sangat steril dan tidak berbau. Kotoran jenis ini akan diproduksi bayi pada dua hari pertama hidupnya. Lama kelamaan warna hijau tua pada meconium akan berubah menjadi hijau ke cokelat-cokelatan lalu kuning dengan materi yang sedikit lebih padat. Khusus bayi yang minum susu formula maka kotoran akan berbentuk seperti telur orak arik.

    • Air kencing

    Bayi baru lahir seolah-olah membasahi popoknya tak henti-henti. Hal ini disebabkan otot pada kandung kemihnya belum berkembang sempurna. Ia belum bisa menahan air kencingnya terlalu lama dari beberapa menit saja, sehingga jangan heran jika bayi baru lahir mengganti popoknya hingga 20 kali dalam 24 jam. Di awal hidupnya, si kecil kadang mengeluarkan air kencing yang mengandung cairan yang bernama urat, sehingga tidak heran ia membasahi popoknya dengan pipis yang berwarna merah muda yang agak tua atau merah seperti darah. Hal ini biasanya menunjukkan bayi kurang minum atau cairan. Bila terdapat tanda kemerahan pada kencingnya, dianjurkan untuk lebih sering menyusui.

    • Keputihan :

    Tidak hanya kotoran dan air kencing yang tampak aneh. Bayi perempuan yang baru dilahirkan umumnya juga mengeluarkan cairan tak berwarna atau berwarna putih dari vaginanya. Seperti keputihan yang dialami orang dewasa. Bahkan pada beberapa kasus, si bayi perempuan mengeluarkan darah seperti haid. Hal ini juga termasuk peristiwa yang normal pada bayi yang baru dilahirkan. Jika Anda merasa cemas dengan cairan yang tampak tak biasa, cobalah hubungi dokter anak yang biasa merawat si kecil.

    Artikel Terkait

    ARTIKEL TERBARU

    Ketika Harus Memberi ASI Perah

    Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

    Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

    ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

    Manajemen ASI Perah

    ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.