Merawat Luka si Kecil

Setelah luka diobati, langkah selanjunya adalah merawatnya.

Anak baru pertama terluka dan cukup mencemaskan? Setelah lukanya ditangani, cara Anda merawat lukanya sangat menentukan pemulihannya. Perban tidak perlu dibuka dan diganti setiap hari. Pertahankanlah antara 3-7 hari. Namun segera ganti perban jika:

  • Terlihat rembesan darah atau perban basah
  • Perban terkena kotor
  • Plester yang merekatkan perban tidak lagi menempel erat sehingga ada celah
  • Terlihat tanda-tanda infeksi.

Infeksi pada luka terbuka secara umum ditandai:

  1. Nyeri yang tidak mereda, sebaliknya bertambah
  2. Kulit terlihat kemerahan di sekitar luka
  3. Membengkak
  4. Area kulit di sekitar luka terasa hangat saat diraba
  5. Keluar nanah
  6. Demam

Tak perlu menunda, segera bawa anak ke rumah sakit jika Anda menemukan salah satu dari gejala infeksi di atas terjadi sehubungan dengan luka anak.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Jangan Hentikan Si Kecil Bermain Air Liur

Sama seperti berguling, merangkak, atau berjalan, bermain ludah adalah tonggak perkembangan bayi yang penting. Kebiasaan ini lebih dari sekadar bersenang-senang, melainkan menyiapkan si kecil untuk makan dan berbicara.

"Superfood" di Masa MPASI

Kandungan nutrisi hati ayam membuatnya menjadi salah satu sumber makanan penting untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak setelah berusia 6 bulan.

Menyiasati Intoleransi Makanan Si Kecil

Jangan segan mencobakan kembali jenis makanan yang memicu reaksi intolerans pada si kecil. Fungsi metabolismenya akan membaik seiring pertambahan usia.