Menyiapkan Makanan Saat MPASI

Makanan si kecil perlu diolah secara cermat, agar mudah dicerna dan manfaat nutrisinya didapatkan optimal.

Mempersiapkan menu MPASI si kecil, adalah aktivitas yang membutuhkan kecermatan. Tujuan utamanya adalah agar makanan mudah dicerna anak yang baru belajar mengonsumsi makanan padat, dan unsur nutrisi di dalam makanannya pun dapat diserap optimal.

Cara Memasak
Mengukus adalah cara terbaik untuk mempertahankan cita rasa dan kandungan nutrisi bahan makanan, khususnya kandungan vitamin B dan C. Jika bahan makanan yang akan diperkenalkan pada anak tidak mudah lunak dengan cara dikukus, kita dapat merebus. Agar kandungan nutrisi bahan makanan rebusan dapat dipertahankan, rebuslah dengan sedikit air, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Cara lain yang dapat dilakukan adalah memanggang atau menggunakan microwave. Sebaiknya, pada masa MPASI, kita tidak memberikan makanan yang digoreng pada bayi.  

Menghaluskan Makanan

  • Buah atau sayuran yang sudah dimasak hingga lunak dapat dihaluskan dengan saringan, blender atau food processor.
  • Jika terlalu kental, Anda dapat mengencerkannya dengan tambahan sedikit ASI/PASI, air bekas mengukus atau merebus, atau air matang. Sebaliknya, jika terlalu encer, Anda dapat menambahkan sedikit bubur beras.  

Batasan Waktu Menyimpan
Anda dapat memasak makanan bayi sekaligus banyak, kemudian menyimpannya. Ada dua cara, melakukannya:

  1. Mendinginkan (tahan selama 24 jam)
  2. Membekukan (tahan selama beberapa bulan)

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.