Mata Bayi Berair dan Belekan

Tanya :
Dok, mengapa bayi saya (7 bulan) matanya terus menerus mengeluarkan air dan kotoran? Apa yang dapat dilakukan?

Jawab :
Si kecil harus diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui yang menjadi penyebab matanya berair dan mengeluarkan kotoran terus menerus. Namun ada beberapa kemungkinan. Antara lain adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus menerus. Air mata diproduksi pada posisi sudut luar atas mata, bergerak menyapu seluruh permukaan, kemudian mengumpul di sudut dalam bawah dekat pangkal
hidung. Setelah itu masuk ke lubang hidung melalui duktus naso-lacrimalis. Sehingga kondisi ini dinamakan obstruksi atau penyumbatan duktus laso nacrimalis.

Gejala:

  • Jika kotoran keluar terus menerus, tidak hanya pagi hari. Dan keluar dalam jumlah yang banyak sehingga matanya menjadi lengket.
  • Belekan atau berairnya mata bayi berlangsung lebih dari 3 hari. Cara mengatas i penyu mbatan :
  • Bawa kedokter, terutama jika mata terlihat memerah. Bisa saja terjadi infeksi yang disebabkan oleh masuknya kuman ke genangan air yang terjadi terus menerus.
  • Lakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Namun pemijatan ini hanya dilakukan jika Anda sudah yakin penyebabnya adalah adanya sumbatan saluran air mata.

Cara melakukan pemijatan :
Sebelum melakukan pemijatan, pahami terlebih dahulu bahwa saluran air mata terletak di bagian dalam mata, dekat pangkal hidung.

Setelah itu lakukan tahapan berikut:

  • Cuci tangan terlebih dahulu.
  • Upayakan agar kuku jari Anda tidak terlalu panjang, karena dapat melukai kulit bayi yang masih rentan.
  • Gerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) kearah hidung (kea rah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
  • Jika merasa bahwa ibu jari terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
  • Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi tidak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/ mengusapnya perlahan-lahan.
  • Ketelatenan dalam melakukan pemijatan ini sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu mata bayi.

Fakta :
Sekitar 6% bayi lahir dengan kelainan berupa buntunya duktus naso lacrimalis. Untungnya 90% dari jumlah ini dapat sembuh spontan tanpa penanganan khusus hingga usianya yang pertama.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Jangan Hentikan Si Kecil Bermain Air Liur

Sama seperti berguling, merangkak, atau berjalan, bermain ludah adalah tonggak perkembangan bayi yang penting. Kebiasaan ini lebih dari sekadar bersenang-senang, melainkan menyiapkan si kecil untuk makan dan berbicara.

"Superfood" di Masa MPASI

Kandungan nutrisi hati ayam membuatnya menjadi salah satu sumber makanan penting untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak setelah berusia 6 bulan.

Menyiasati Intoleransi Makanan Si Kecil

Jangan segan mencobakan kembali jenis makanan yang memicu reaksi intolerans pada si kecil. Fungsi metabolismenya akan membaik seiring pertambahan usia.