Hidung Tersumbat atau Pilek

Tanya :
Bagaimana caranya membersihkan hidung bayi saya yang tersumbat karena pilek? Kasihan, tidurnya jadi terganggu.

Jawab :
Hidung tersumbat adalah gejala awal dari pilek atau flu. Namun bisa juga ini terjadi karena alergi. Biasanya pada situasi seperti ini, hidung bayi banyak mengandung lendir. Namun karena udara keluar masuk lewat hidung, mengakibatkan lendir atau ingus menjadi kering di dalam hidung dan menyumbat saluran napas di hidung bayi. Penyebab lain adalah virus flu yang dapat membuat membran muskus membengkak dan memadat sehingga menutup jalan napas.

Gejala:
Lendir yang diproduksi oleh virus flu biasanya tampak jernih dan mudah mengalir. Namun lama kelamaan akan menjadi kental dan berwarna kekuning-kuningan saat tubuh berusaha untuk mengatasi infeksi dengan mekanisme pertahanan diri.

CARA MENGATASI
Pada bayi:

  • Gunakan penyedot ingus (nasal aspirator) khusus bayi. Bentuknya seperti pipet. Bersihkan bagian yang akan dimasukkan ke hidung bayi dengan cara disteril atau olesi dengan kapas dan alkohol 70%. Masukkan alat ke dalam hidung bayi, namun jangan terlalu dalam. Ujung karet yang berfungsi untuk menyedot harus dalam keadaan ditekan, lalu lepas perlahan setelah ada di dalam hidung. Lakukan dengan lembut agar hidung bayi tidak teriritasi.
  • Tekan-tekan hidung bayi dengan memijatnya secara lembut. Pijatan lembut merilekskan pernapasan bayi, dan membantu pengeluaran lendir dengan lebih mudah.
  • Bersihkan hidung yang mengering dengan menggunakan cotton bud basah. Hati-hati saat membersihkan, jangan memasukkan cotton bud terlalu dalam.
  • Oleskan balsam pelega pernapasan khusus bayi pada bagian dada, leher dan punggung, sambit memijat lembut.
  • Teteskan minyak kayu putih ke dalam mangkuk berisi air panas di dalam ruangan. Cara ini akan membuat uap yang terhirup melegakan pernapasan bayi.
  • Jika ini terjadi karena alergi, jauhkan bayi dari sumber alergi.

Pada anak:

  • Mintalah mereka untuk mengeluarkan lender atau ingus sesering mungkin dengan menghembuskan napas lewat hidung dengan menggunakan tisu atau sapu tangan secara perlahan, jangan terlalu kuat.
  • Oleskan dada, leher dan punggung anak dengan balsam dengan pijatan yang lembut.
  • Teteskan minyak kayu putih ke atas bantalnya sebelum tidur, atau ke dalam mangkuk berisi air panas dan mintalah ia untuk menghirup uapnya.
  • Jika ini terjadi karena alergi, jauhkan bayi dari sumber alergi. Bawa si kecil ke dokter jika pilek berlangsung hingga lebih dari tiga hari, atau lendir di hidung berubah warnanya menjadi kehijau-hijauan.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.