Siasati Demam si Kecil

Si kecil terserang demam, dan suhu tubuhnya meningkat. Ini demam pertamanya? Anda sebaiknya tetap tenang agar dapat bertindak tepat menghadapi kejadian ini.

Demam adalah peningkatan suhu tubuh yang dialami bayi, hingga melebih batasan suhu tubuh normal, yaitu antara 36-38º C. Hal yang perlu dilakukan segera sesaat mendapati perubahan suhu tubuh itu, adalah, mengukur suhu tubuh si kecil dengan termometer yang tepat. Jika usia bayi kurang dari 6 bulan, pengukuran suhu tubuh harus dilakukan dengan termometer rektal (dimasukkan dari saluran pembuangan). Kita tidak bisa menggunakan termometer telinga pada usia tersebut karena saluran telinga bayi relatif kecil, sehingga kita tidak akan mendapatkan data suhu tubuh yang akurat .

Haruskah ke dokter? Jika bayi Anda berusia di bawah 3 bulan, Anda harus segera menghubungi dokter. Demam yang dialami bayi baru menandakan infeksi serius. Sedangkan jika bayi Anda berusia lebih dari 6 bulan, dan suhu tubuhnya mencapai 39,4º C atau lebih tinggi, Anda perlu segera ke dokter. Selain suhu tubuh, sebaiknya Anda memerhatikan gejala lain yang menyertai demam, seperti; gangguan selera makan, batuk, gejala sakit telinga, rewel, mudah mengantuk, muntah atau diare.

Ada sebagian dokter berpendapat bahwa jika bayi yang sedang demam tidak terganggu selera makan dan pola tidurnya, maka tak perlu cemas. Biarkan saja kondisi ini berlangsung, karena ini adalah cara tubuh melawan infeksi. Jika kondisi ini yang dialami si kecil, sambil memerhatikan perkembangan demamnya, Anda dapat melakukan hal-hal ini:

  1. Jaga agar tidak dehidrasi. Jika anak mengalami dehidrasi saat demam, kondisinya akan memburuk. Karenanya, pastikan selalu agar anak disusui.
  2. Berikan obat penurun demam. Bisa jadi setelah memeriksa si kecil, dokter akan meresepkan obat pereda demam. Pastikan Anda tidak memberikan obat ini lebih dari dosis yang direkomendasikan. Berat bayi adalah patokannya. Gunakan selalu sendok atau alat takar yang melengkapi obat si kecil untuk mendapatkan takaran yang tepat.
  3. Mandikan dengan air hangat. Ketika bayi yang demam terlihat tidak nyaman, mandikan ia dengan air hangat. Cara ini bisa menurunkan suhu tubuhnya. Jika anak tidak terlihat nyaman dimandikan, Anda bisa menyekanya dengan waslap yang telah direndam ke dalam air hangat.

Sekalipun demam si kecil terdeteksi tidak terlalu tinggi, tetapi jika ia terlihat tidak seperti biasa, segera saja bawa ke dokter untuk memastikan kondisi dan mendapatkan pertolongan. Ibu adalah satu-satunya orang yang bisa menentukan apakah si kecil benar-benar sakit atau tidak.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Agar Bayi Tak "Dicederai" Sinar Matahari

Sinar matahari dibutuhkan tubuh untuk mensintesa vitamin D, dan sinar matahari tersedia tanpa batas, sehingga tak ada alasan untuk tidak memanfaatkannya seoptimal mungkin demi kesehatan.

Manfaat Sinar Matahari pada Bayi Baru

Sinar matahari pagi membantu tubuh memroduksi vitamin D, yang dibutuhkan bayi baru untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan pertumbuhan yang baik.

Jangan Hentikan Si Kecil Bermain Air Liur

Sama seperti berguling, merangkak, atau berjalan, bermain ludah adalah tonggak perkembangan bayi yang penting. Kebiasaan ini lebih dari sekadar bersenang-senang, melainkan menyiapkan si kecil untuk makan dan berbicara.