Saat Memandikan Bayi Baru

Mandi adalah salah satu cara menjaga kesehatan, dan hal ini harus dilakukan sedini mungkin, sejak masa bayi.

Memandikan bayi sebaiknya dilakukan setelah tali pusarnya puput. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda akan mulai memandikan si kecil.

  • Suhu tepat. Isi bak mandi anak dengan air hangat, tak perlu terlalu banyak, secukupnya saja. Sebelum memasukkan bayi ke dalam air, periksa lebih dulu suhu air dengan mencelupkan siku Anda. Air harus terasa hangat, bukan panas. Anda harus mengukur suhu air berulang-ulang saat memandikan bayi. Ketika suhu air berubah dingin, berarti saat mandi selesai. Hal ini perlu dilakukan sejak bayi lahir hingga berusia 3 bulan, karena ia masih beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim.
  • Perkenalan dengan air biasa. Setelah berusia 3 bulan, dengan berat badan minimal 6kg, bayi perlu diperkenalkan dengan air biasa saat mandi. Air biasa akan membuat kulit bayi lebih sehat, dibandingkan air hangat yang cenderung mengeringkan kulit. Informasi kulit bayi lengkap dapat ditonton di sini
  • Sekali sehari. Bayi yang tinggal di daerah tropis setidaknya perlu dimandikan sekali sehari. Waktu yang tepat untuk mandi pada setiap bayi berbeda. Ada bayi yang bersemangat setelah mandi, maka pagi hari menjadi saat yang tepat untuk memandikannya. Ada juga bayi yang justru mengantuk setelah mandi; maka memandikannya menjelang waktu tidur justru akan memberi manfaat tambahan untuknya. Ibu perlu mencermati kebiasaan si kecil agar mendapatkan waktu mandi yang menyenangkan.
  • Cermat menyabuni. Cara menyabuni tubuh bayi baru yang benar adalah dengan waslap yang telah dituangi sabun cair. Pilih sabun cair yang tidak berpewangi agar meminimalkan iritasi kulit. Topang kepala bayi dengan satu tangan, saat tangan Anda yang lain menyabuni seluruh permukaan kulit tubuhnya. Pastikan Anda menyeka bagian-bagian tubuh bayi yang berlipat, agar tak ada kulit mati dan kotoran yang tersisa di sana.

Jika rambut si kecil terlihat kotor, gunakan waslap basah untuk membersihkanya setiap hari. Saat mandi Ada bisa menggunakan sampo bayi yang dibuat dengan formula "tak perih di mata". Jika kulit kepala bayi terlihat berkerak, atau bersisik (dermatitis seboroik) gunakan sikat berbulu halus untuk membersihkannya ketika Anda sedang membubuhkan sampo pada kepala si kecil.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Ketika Harus Memberi ASI Perah

Komitmen ibu memberikan nutrisi terbaik bagi bayi, yaitu ASI eksklusif, dapat tetap dilakukan saat ibu harus kembali bekerja. ASI perah solusi tepat.

Berapa Lama ASI Perah Dapat Digunakan?

ASI perah memiliki tenggang waktu untuk digunakan, tergantung pada cara penyimpanannya.

Manajemen ASI Perah

ASI perah yang disimpan sebaiknya diberi label tanggal ASI diperah, agar dapat digunakan lebih dulu.