Bayi 7mo menyusu mulai berkurang

Dear Dr Tiwi,

Baby ku sekarang usianya 7mo3w, sejak dia makan 3x (mulai usia 7mo) menyususnya sudah mulai berkurang. Selama ditinggal kerja 11 jam hanya habis 400mili saja, tetapi saat malam bisa menyusu sekitar 4-5x. Saya kurang tahu apakah ini karna dia kenyang makan atau karna hidungnya mampet.

1.Apa asupan ASI anak saya cukup dokter?

2.Oh ya, sudah hampir 2 bulan ini anak saya hidungnya mampet terus, terutama disaat malam hari. Saya sudah pernah periksa ke DSA katanya anak saya alergi dingin. Memang hidung mampetnya kalau siang tidak begitu kelihatan banget, beda disaat malam agak lebih terasa. Padahal selama ini saya hanya pake AC kalau malam saja dan itu hanya 27 derajat. Apa perlu saya bawa ke Dokter THT?

3. Apa mungkin anak saya kurang menyusu karna hidungnya mampet? Karna kadang2 disaat menyusu, dia seperti kewalahan lalu berhenti mengambil nafas sejenak lalu lanjut lagi menyusu.

4. Sebenernya saya khawatir sekali dengan keadaan anak saya, apa bener dia kurang cairan atau tidak. Soalnya akhir2 ini juga dia suka ada noda orange di pampersnya. Padahal anak saya sudah disunat dok. Untuk masalah BAK sehari lebih dari 6x dok.

Mohon pencerahannya dok. Terimakasih.

Ira Maya

Yang terkasih maya

Sayang tidak dicantumkan berat badan saat ini dan berapa gram kenaikan nya dari sebelumya. Bercak merah di diapers memang salah satu tanda bayi kurang minum
Coba berikan ASI dengan mencampurnya pada buah, sehingga saat ditinggal kerja dia bisa minum sekitar 600 atau boleh juga sebagai tambahan diberi air putih disamping ASI 400 ml dan makan 2 kali padat dan 1 kali buah (jadwal makan bayi usia 7 blan)

penyebab hidung tersumbat sebaiknya dicari ya..hati hati bila memberi makanan instan seperti bikuit atau bubur yang dibeli. Lebih baik semua makanan dibuat dirumah dari bahan makanan segar

Debu rumah juga diperhatikan, karena bisa sebagai penyebab hidung buntu. Jangan lupa pagi hari atau subuh matikan AC dan jemur sinar matahari pagi

mudah mudahan membantu
peluk cium untuk si kecil ya

mengenai BB saya perhatikan tiap bulan naik 300gr dok. sekarang usianya sudah 8bln 1 minggu dengan BB 9.2 (sebelumnya saat 7 bulan 8.9)

Mengenai MPASI (sekarang sudah makan berat 3x dan 1x cemilan buah), saya selalu berikan makanan home made (tidak pernah instan dan no gulgar juga).

Saya pernah konsultasikan ke DSA katanya sih anak saya alergi dingin (memang hidung mampetnya semakin parah saat malam hari) dan di resepkan obat ozen dan ventolin ( digunakan bila perlu , dikasih ventolin karna terkadang dia juga batuk) setelah dikasih obat tersebut hidung mampetnya agak mendingan dan tidurnya lebih nyenyak cuma kok saya takutnya nanti dia jd ketergantungan obat tersebut. AC saya matikan setiap jam 5 subuh, tiap hari saya pakai AC hanya malam dok, dan itupun hanya 27 derajat.

Oh ya, apakah berbahaya dokter kalo anak saya hidungnya tiap hari mampet terus? mengingat hal ini sudah dialami sekitar 3bln.

Apa perlu diinhalasi dok? atau bagaimana yah biar hidungnya ga mampet terus.

Terimakasih sebelumnya atas penjelasan dokter.

Dokter, saya ingin tambahkan lagi.

Saya juga pernah konsultasi ke DSA mengenai noda orange ini , beliau mengatakan kristal oksalat juga bisa ada apabila mengkonsumsi air jeruk. Waktu itu saya juga sempat tes urine dan hasilnya :
Warna = Kuning Jernih
BJ = 1.01
pH = 6.0
Urobilinogen = 3.2
Leukosit = 1-2
Eritrosit = 0-1
CA. Oksalat = Positif
Bakteri = Negatif

Kalau saya lihat dari perbandingan nilai normalnya, hasil tes urine anak saya normal dok, tidak ada bakteri hanya saja ada kristal Oksalat tersebut.

Mohon pencerahannya dok, apa saya mesti tes urine berulang kali, setiap ada noda orange?

Terimakasih.

Namanya rhinitis alergika
penyebabnya yang harus di cari, sumber debu di kamar atau di rumah diperhatikan ya seperti karpet, buku2, boneka, pakaian yang tergantung di kamar atau pakaian yang di lemari tidak dipakai lama atau barang barang yang dapat menjadi sumber debu
makanan yang mengandung protein juga perhatikan ya..beberapa bayi ada yang sensitif terhadap ayam, kacang kacangan
pagi2 jemur ya itu juga akan mengurangi alerginya
kalau semua sudah dilakukan, sabar aja...akan membaik dengan sendirinya
teruskan diskusi dengan DSA nya ya ...juga mengenai urine

Oh ya dokter, apa rinitis alergi bisa disebabkan juga oleh makanan? anak saya hingga saat ini masih ASI + Mpasi. Memang ada riwayat kolik saat usia 1bln , dan Dermatitis atopi. Tapi sampai saat ini saya belum tahu makanan apa yg bikin anak saya alergi. Saya memang menghindari makanan seperti seafood, diary product, kacang2an dan telur. Namun sesekali saya masih konsumsi makanan tersebut diatas.
Sekarang anak saya juga sudah Mpasi dan sudah pernah makan protein berupa: kuning telur, ayam, daging, ikan tawar, keju (semua dengan sistem 3 days rule)

Menurut dokter, bagaimana caranya biar saya tahu makanan apa yg menyebabkan anak saya alergi? Kalau harus dites satu per satu sebaiknya makanan tersebut dimakan oleh ibunya atau oleh anaknya langsung?

Yang terkasih Hafis

Bayi yang dicurigai mengalami riwayat alergi, apapun bentuknya sebaiknya diperkenalkan makanan atau minuman yang menandung susu, telor, makanan laut saat bayi berusia 1 th
untuk mengetahui penyebab alergi memang tak mudah tetapi BISA
hindarkan makanan yang dicurigai selama 3 minggu kemudia coba satu persatu bertahap misalnya 1 minggu 1 kali, dengan jumlah sedikit..dan amati reaksi
Alergi terhadap makanan biasanya akan membaik dengan bertambahnya usia
sabar aja ya

Dear Dr Tiwi :)

Saat ini saya sedih banget, anak saya batuk pilek dan saya sudah bawa ke Dsa , kata Dsa nya kemungkinan flek paru (tp blum pasti) begini kronologisnya. Oh ya hari ini anak saya sudah 9bln pas (bukan 7bln lagi hehehe)

Setelah lebaran anak saya suka batuk2 kecil (tidak berdahak dan jarang jd saya pikir hny krn alergi), saat itu sedang tumbuh gi2 juga, dimulai males makan sya pikir krn tumbuh gigi.
2 minggu kemudian anak saya demam, dan batuk berdahak, saya hanya home treatment, 2 hari demamnya turun tp masih batuk. Tiap batuk muntah dah paling parah malam hari.
6 hari kemudian pilek dan demam lg hingga 38,9. Saya bawa k Dsa diberi obat mucopect, obat panas dan rhinos. Dan diuap 3x.
3 hari kemudian masi demam akhirnya tes lab. Hasilnya :

Hemoglobin 11,8
Hematokrit 33,3
Leukosit 12
Trombosit 295
LED 55 (normalnya <10)
Eritrosit 4.06 (normalnya 4,5)
MCV 69,7
MCHC 41,6

Lalu Dsa menyarankan rontgen dan setelah dibaca hasilnya, dicurigai flek. Dan menyarankan saya untuk tes mantuk (sampai saat ini belum test). Saya menunda karna keadaan anak saya saat ini sudah mulai mau makan dan batuknya juga sudah berkurang.

Yang saya mau tanyakan,
1. Apa perlu tes mantuk dok?
2. Apakah batuk pilek bisa membuat Eritrosit menurun dan LED tinggi? apakah dari hasil lab tersebut menunjukkan adanya infeksi?

terus terang saya bingung dokter, karna di rumah tidak ada yg kena TB atau sedang menjalani pengobatan TB.

Mohon pencerahannya dok. Terimakasih.

mohon maaf, mungkin jawaban ini sudah kadaluarsa ..tetapi mudah mudahan masih bisa memberi gambaran tentang test Mantoux
sebetulnya uji Mantoux itu tidak ada salahnya di lakukan pada anak anak
gunanya hanya untuk screening
bila hasilnya positif interpretasinya tidak selalu TBC
kalau sudah BCG pun sebetulnya sering positif,juga pada reaksi hipersensitivitas bila bayi atau anak punya bakat alergi
jadi tidak perlu takut melakukannya ya