Refleks-refleks

Tanya :
Saya lihat dokter memegang bayi saya hingga seolah-olah bayi berdiri dan berjalan. Apa yang dilakukannya?

Jawab :

Dokter bayi Anda sedang menguji refleks-refleks si kecil. Bayi baru lahir memiliki beberapa kemampuan refleks atau gerakan yang dilakukan tanpa disadarinya. Hal inilah yang biasa diuji oleh para dokter yang merawatnya untuk mendapatkan gambaran mengenai kesehatannya secara menyeluruh, serta melihat berfungsinya sistem saraf pusat.

Beberapa refleks ini juga dapat Anda uji sendiri di rumah, seperti refleks rooting dan refleks menggenggam. Namun beberapa refleks cukup membahayakan jika dilakukan sendiri di rumah, seperti refleks moro. Karenanya, serahkan saja pemeriksaan semua refleks pada dokter yang merawat.

Beberapa refleks tersebut, adalah :

Rooting reflex:
Refleks ini mendorong si kecil menemukan payudara ibu untuk menyusu. Coba saja sentuh pipi bayi dengan jari telunjuk Anda. Maka ia akan segera menengok kearah telunjuk sambil membuka mulutnya seperti hendak menyusu. Jika bibir bawah bagian tengah disentuh, ia pun akan membuka mulutnya. Refleks ini dimiliki bayi saat lahir dan menghilang saat bayi usia 4 bulan.

Sucking reflex:

Refleks menghisap, saat si bayi disodorkan jari atau puting susu ibu, maka ia mulai menghisapnya. Refleks menghisap adalah suatu contoh refleks yang muncul saat lahir dan kemudian akan menghilang seiring dengan meningkatnya usia bayi.

Moro reflex:

Adalah suatu respon tiba tiba pada bayi yang baru lahir yang terjadi akibat suara atau gerakan yang mengejutkan. Ketika dikagetkan, bayi yang baru lahir itu melengkungkan punggungnya, melemparkan kepalanya kebelakang, dan merentangkan tangan dan kakinya. Refleks ini merupakan upaya untuk mempertahankan diri pada bayi baru lahir, dan biasanya akan menghilang pada usia 2-3 bulan.

Babinski reflex:

Terjadi bila telapak kakinya disentuh, maka bayi akan menarik kakinya atau jari-jemarinya mengembang. Refleks ini berlanjut hingga bayi berusia 8 bulan, dan menghilang setelah bayi mencapai 9 – 12 bulan.

Refleks genggam (palmar grasp reflex):

Refleks ini timbul jika kita menyentuh jari maupun telapak tangan bayi. Jari-jari bayi akan menggenggam dengan sangat kuat. Refleks ini akan menghilang saat si kecil mencapai usia 5 – 6 bulan. Pemakain sarung tangan yang berlanjut setelah bayi usia 2-3 bulan kurang dianjurkan, dalam hubungannya refleks ini. Setelah refleks menggengam hilang, tangan bayi mulai akan berfungsi meraih sesuatu.

Tonick neck reflex :

Refleks mempertahankan posisi leher/ kepala. Timbul bila bayi kita telentangkan. Kepala bayi akan berpaling ke salah satu sisi, sementara ia tetap berbaring telentang. Lengan pada sisi kemana kepalannya menoleh akan terlentang lurus keluar, sedangkan tangan lain dilipat/ ditekuk. Refleks ini terlihat sangat nyata pada usia bayi 2-3 bulan dan menghilang sekitar usia bayi 4 bulan.

Refleks melangkah (stepping reflex):

Refleks ini akan terlihat saat kita memegang bayi pada posisi berdiri, dan seolah-olah menjejakkan kakinya di atas sebuah bidang. Bayi akan mengangkat kakinya secara bergantian seakan-akan berjalan. Refleks ini akan berkurang setelah 1 minggu dan menghilang setelah 2 bulan.

Artikel Terkait

ARTIKEL TERBARU

Refleks Perlindungan Bayi Baru

Bayi baru lahir terlihat lemah dan tak berdaya. Jangan salah, ia memiliki sistem perlindungan yang sangat baik untuk bertahan hidup, berupa gerakan-gerakan refleks.

Nasi Tim Saring Hati Ayam

Menu nasi tim saring Hati Ayam ini bisa menjadi inspirasi memenuhi kebutuhan nutrisi MPASI si kecil.

"Superfood" di Masa MPASI

Kandungan nutrisi hati ayam membuatnya menjadi salah satu sumber makanan penting untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak setelah berusia 6 bulan.